Tips Menjaga Kesehatan dan Keselamatan Kerja TKI

Menjadi seorang TKI mempunyai beban yang sangat berat. Bukan hanya harus meninggalkan keluarga, tetapi juga beban kerja yang telah menunggu di negara tujuannya. Ditambah lagi risiko yang sering menjadi perbincangan hangat. Majikan yang tidak bertanggung jawab, pekerjaan yang keras serta kecelakaan kerja yang bisa terjadi kapan saja. oleh karena itu, kesehatan dan keselamatan kerja adalah fokus utama ketika memutuskan untuk menjadi TKI. Ada berbagai faktor yang bisa mempengaruhi kesehatan dan keselamatan kerja seorang TKI, baik yang berasal dari diri sendiri maupun dari luar. Dan ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kerja tersebut. Apa saja? Berikut selengkapnya.

Memiliki Niat yang Kuat

Menjadi TKI bukanlah perkara yang mudah. Ada sederet proses yang harus dilalui agar Anda bisa mendapatkan pekerjaan di negara lain. Selain itu, banyak hal yang mungkin tidak sesuai rencana yang akan terjadi nantinya. Ditambah lagi banyak sekali berita mengenai penyiksaan TKI yang tersebar di media. Oleh karena itu Anda harus mempunyai niat dan tekad yang benar-benar kuat ketika memutuskan untuk menjadi TKI. Niat inilah yang akan membuat Anda bisa bertahan apabila seluruhnya tidak sesuai dengan rencana awal. Selain itu, niat yang kuat juga menumbuhkan hasil yang baik. Tanpa niat tersebut, pekerjaan Anda pun bisa menjadi berantakan bahkan berisiko menimbulkan kecelakaan. Oleh karenanya, benar-benar tumbuhkan niat kerja Anda. Karena niat dapat menjadi kekuatan yang mendorong seseorang untuk bekerja lebih gigih dan juga berhati-hati.

Selektif Memilih Sponsor atau Agen Penyalur

Seorang calon TKI biasanya direkrut oleh petugas lapangan yang dikenal dengan sponsor ataupun agen penyalur. Menjadi sponsor akan mendatangkan keuntungan yang cukup banyak bagi para pegiatnya. Keuntungan yang menggiurkan ini yang membuat maraknya sponsor yang tidak beizin dan menawarkan pekerjaan palsu kepada para calon TKI. Selain itu bisa jadi Anda tetap dikirim ke tempat bekerja namun tidak dipertanggung jawabi secara penuh oleh mereka. Sehingga ketika ada suatu kejadian buruk menimpa, Anda harus menanggung sendiri. Memilih sponsor yang tepat juga akan memastikan keselamatan kerja Anda. Mereka akan memilih majikan serta pekerjaan yang tidak membahayakan dan sesuai dengan Anda. Oleh karena itu, sebelum memilih sponsor, pastikan dahulu hal-hal berikut ini:

  1. Pastikan sponsor tersebut memiliki surat tugas dari PPTKIS dan surat rekomendasi perekrutan yang dikeluarkan oleh Disnakertrans dan ditanda tangani oleh kepala dinas.
  2. Carilah informasi latar belakang sponsor tersebut dari orang-orang yang pernah direkrutnya.
  3. Hindari memakai sponsor yang merupakan teman atau saudara. Kedekatan ini membuat Anda cenderung terlalu percaya dan sungkan untuk bertanya secara rinci serta sungkan menuntut pertanggungjawaban apabila terjadi masalah.
  4. Pastikan sponsor tidak pernah melakukan pelecehan.
  5. Banyak kasus perdagangan manusia yang terjadi dengan modus melemparkan TKI dari satu sponsor, ke sponsor lain. Oleh karena itu pastikan sponsor Anda tidak melakukan hal ini.
  6. Cari rekomendasi sponsor langsung ke Disnakertrans atau PPTKIS.

Selektif dalam Memilih Bidang Kerja

Sponsor yang baik akan memperbolehkan TKI memilih pekerjaan sesuai dengan kualifikasi yang dimiliki. Oleh karenanya pilihlah pekerjaan yang memang Anda kuasai. Hal ini agar Anda dapat melakukan pekerjaan tersebut dengan baik dan mengurangi risiko kecelakaan kerja. Karena Andalah yang nantinya menanggung segala risiko dari berbagai kesalahan dan masalah ketika bekerja.

Melakukan Medical Check Up Secara Benar

MCU dibuat menjadi syarat untuk melamar pekerjaan bukanlah tanpa alasan. Keterangan dari pihak medis ini berguna untuk memastikan Anda benar-benar memiliki kesehatan yang prima dan siap ditempatkan untuk bekerja. Jangan nekat berangkat menjadi TKI jika Anda mempunyai masalah kesehatan yang serius, karena ini akan mempengaruhi keselamatan kerja Anda.

Mengikuti Pelatihan

Sebelum berangkat, Anda akan dibekali dengan ilmu yang berkaitan dengan pekerjaan Anda di negara tujuan. Dengan pelatihan Anda akan mengetahui bagaimana medan pekerjaan, proses melakukannya, risiko yang ditimbulkan, dan solusi untuk mengatasinya. Dengan mengikuti pelatihan Anda akan lebih siap untuk diterjunkan di lapangan dan mengatasi kejadian-kejadian tidak terduga yang mungkin terjadi.

Mempunyai Jaminan Sosial Kerja

Pemerintah Indonesia mewajibkan warga negaranya yang menjadi TKI untuk mendaftar program jaminan sosial tenaga kerja. BPJS adalah program yang dikeluarkan pemerintah untuk memenuhinya. Anda dan siapapun memang tidak menginginkan kecelakaan kerja terjadi. Namun untuk berjaga jika hal itu terjadi, kesehatan Anda pun tidak akan menurun hanya karena memikirkan biaya. Program jaminan sosial akan memberikan subsidi untuk Anda. Tidak perlu khawatir dengan iurannya, karena pemerintah Indonesia tidak membebankan biaya yang terlalu mahal bagi warga negaranya. Dan jangan khawatir pula karena tidak bisa membayar dengan tepat waktu. Karena kini ada aplikasi Qelola yang membuat pembayaran tagihan Anda di Indonesia lebih mudah dari tempat Anda bekerja. Selain kemudahan bayar tagihan, Qelola juga mempermudah Anda dengan fasilitas transfer luar negerinya yang murah. Tertarik untuk mencoba? Download aplikasinya di sini.