keuntungan bpjs tki

Simak 5 Poin Keuntungan BPJS TKI Daripada Asuransi

BPJS Ketenagakerjaan adalah sebuah kewajiban bagi TKI sebagaimana tenaga kerja yang bekerja di Indonesia. Begitu banyak manfaat yang bisa didapatkan jika Anda mendaftar BPJS TKI ini meskipun Anda belum berangkat ke negara penempatan. Sayangnya, masih ada TKI yang menundanya karena merasa belum butuh jika belum sampai di negara tujuan. Bahkan ada juga yang tidak tertarik dengan BPJS TKI karena merasa sudah mendaftar pada asuransi ketenagakerjaan dan/atau kesehatan seperti Jasindo, Astindo, atau Mitra TKI. Padahal berbagai macam asuransi ini telah tergantikan perannya oleh BPJS TKI.

Sekarang menjadi peserta BPJS TKI memiliki keuntungan tersendiri yang belum tentu didapatkan jika menjadi peserta asuransi ketenagakerjaan lainnya. Salah satunya adalah keselamatan kerja dan perlindungan bagi Anda selama 31 bulan. Sehingga program pemerintah ini harus benar-benar dimanfaatkan mengingat resiko pekerjaan TKI yang tinggi dan membutuhkan perlindungan lebih. Inilah daftar keuntungan menjadi peserta BPJS TKI daripada asuransi lainnya :

1. Iuran yang Harus Dibayarkan

Keuntungan dari mengikuti BPJS TKI ini adalah calon TKI akan mendapatkan perlindungan selama 31 bulan. Syaratnya hanyalah membayar iuran sebesar Rp370.000,- pada awal pendaftaran. Jumlah ini lebih murah dan terjangkau daripada asuransi TKI lain. Ketentuan rincinya dapat dilihat di bawah ini :

  • Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) sebelum diberangkatkan sebesar Rp37.500,-.
  • Iuran JKK dan JKM selama dan sesudah bekerja di negara tujuan penempatan Rp332.500,-.
  • Kemudian untuk memperpanjang manfaat perlindungan yang komprehensif tersebut menjadi lebih dari 31 bulan, para TKI hanya dikenakan biaya Rp13.500,- setiap bulannya.

Sedangkan mengikuti asuransi TKI lain akan membuat Anda membayar iuran per bulan setidaknya Rp400.000,-. Jumlah ini memang tidak jauh berbeda dengan BPJS TKI, namun manfaat yang didapatkan sudah sama dengan asuransi TKI. Tentu Anda akan memilih yang jauh lebih murah, bukan?

2. Akses Mudah

Saat ini saja kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan sudah ada 122 kantor cabang dan 203 kantor perintis di Indonesia. Sistem yang digunakan untuk mengelola peserta BPJS juga sudah memadai. Belum lagi jika ditambah dengan pelayanan di Kedutaan RI yang berada di negara penempatan TKI. Dengan demikian, para TKI dapat membayar iuran dengan datang langsung ke Kedutaan RI tersebut jika tidak ingin merepotkan keluarga di Indonesia. Sedangkan jika menggunakan asuransi TKI lain, kantor cabang jumlahnya tentu terbatas. Bahkan belum tentu bisa dibayarkan langsung dari negara tempat Anda bekerja.

3. Pelayanan Kesehatan di Banyak Rumah Sakit

Peserta BPJS Ketenagakerjaan bagi TKI dapat menggunakan pelayanan di 6.055 unit rumah sakit dan/atau fasilitas kesehatan. Selain itu, Anda juga dapat mendapatkan pelayanan kesehatan dengan berbagai tingkatan. Mulai dari pemeriksaan dasar, perawatan tingkat pertama, bahkan hingga rehabilitasi medik.

4. Klaim Mudah

Anda dapat dengan mudah melakukan klaim biaya pengobatan jika Anda mengalami kecelakaan kerja. Apalagi beberapa perusahaan akan membantu menguruskannya untuk Anda. Asalkan jangan lebih dari 2 tahun sejak terjadinya kecelakaan tersebut dan tidak dilaporkan sama sekali karena klaim akan menjadi kedaluwarsa.

5. Dijamin Undang-Undang Negara

Semua aturan BPJS Ketenagakerjaan bagi TKI telah dimuat dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS. Sehingga Anda tak perlu lagi khawatir akan resmi tidaknya lembaga ini.

Bagaimana? Apakah Anda masih ragu untuk mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan TKI? Jangan menunggu hingga Anda berangkat ke negara tujuan namun persiapkanlah mulai dari sekarang. Jika Anda sedang menjalani pendidikan dan pelatihan kerja dari PPTKIS, pastikan mereka juga membantu Anda memfasilitasi pendaftaran sebagai peserta BPJS TKI.

Serta yang perlu Anda perhatikan adalah program BPJS bagi TKI ini baru berlaku sejak 1 Agustus 2017. Sehingga bagi Anda para TKI yang telah bekerja di luar negeri dan belum menjadi peserta BPJS, Anda dapat mendaftarkan diri melalui kantor Perwakilan RI di negara tujuan yang menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Salah satu kantor kedutaan yang menyediakan layanan ini adalah KBRI Kuala Lumpur. Apabila Anda benar-benar tidak sempat, Anda dapat mendaftarkan diri secara online melalui www.tki.bpjsketenagakerjaan.go.id. Jika Anda ingin melakukan pembayaran yang jauh lebih praktis lagi, tentu saja Anda bisa menggunakan bantuan aplikasi pembayaran BPJS seperti Qelola. Qelola adalah aplikasi gratis yang dapat membantu Anda membayarkan iuran BPJS langsung ke Indonesia meskipun Anda sedang berada di negara lain, misalnya Malaysia. Anda tidak perlu datang langsung ke kantor Kedutaan RI jika menggunakan aplikasi ini. Terlebih lagi biaya transfernya yang sangat murah dibanding dengan media transfer antar negara lainnya. Yuk download Qelola segera disini dan nikmati promonya.